Seren Taun Akan Dijadikan Warisan Budaya Tak Benda

Seren Taun (foto: Iqbal/Okezone)

Lebak – Ritual adat Seren Taun masyarakat Cisungsang akan dijadikan sebagai budaya warisan tak benda oleh pemerintah Provinsi Banten.

Usulan itu sudah diajukan ke Kementrian Pariwisata agar Seren Taun dijadikan warisan budaya tak benda di Banten. Hal itu dilakukan guna lantaran prosesi adat yang dilakukan setahun sekali itu punya nilai budaya dan daya tarik wisata.

“Kita sedang mengusulkan Seren Taun ini warisan tak berbenda ke Kementrian Pariwisata. Karena Seren Taun adalah sebuah budaya, tradisi dan sekarang sudah menjadi sumber pariwisata,” kata Gubernur Banten, Rano Karno, Minggu (28/8/2016).

Upacara adat yang sudah berlangsung kurang lebih 700 tahun ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Hal itu disebabkan budaya dari teguhnya masyarakat Cisungsang mempertahankan budaya leluhurnya.

Selain itu, para peneliti baik dari lokal maupun nasional sudah banyak melakukan penelitian terkait tradisi Seren Taun. Ketertarikan itu dilatarbelakangi dari teguhnya masyarakat adat memegang budaya lokal tanpa menampik deburan arus modernisasi.

“Seren Taun sudah menjadi ruh oleh masyarakat sekitar dan pengunjung, dari data kunjungan yang saya terima jumlah pengunjung mencapai 15 ribu hingga 20 ribu pengunjung selama prosesi adat Seren Taun,” imbuh Rano.

Untuk diketahui, warisan budaya tak benda yang dimiliki oleh Banten antara lain, Debus, Hitungan Wanci, Silat Bandrong, Rampak Bedug, Angklung Buhun, dan Ubrug. Kesemuanya itu sudah diakui di tingkat nasional.

Sumber: okezone.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*